Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah struktur pengendalian intern yang digariskan diterapkan sebagaimana mestinya atau tidak. Dalam tahap ini auditor dapat menggunakan ‘ COMPUTER ASSITED EVIDANCE COLLECTION TECHNIQUES’ (CAECTs) untuk menilai keberadaan dan kepercayaan auditor terhadap struktur pengendalian intern tersebut.
Prosedur Audit pada perencanaan pengendalian toleransi kegagalan system :
1. Kebanyakan sistem yang menggunakan RAID menyediakan pemetaan grafis disket penyimpanan redundannya. Dari pemetaan ini,auditor harus menentukan apakah tingkat RAID yang ada memadai bagi perusahaan,dengan mempertimbangkan tingkat risiko bisnis yang berkaitan dengan kegagalan disket tersebut.
2. Jika perusahaan tidak menggunakan RAID,potensi suatu titik kegagalan sistem akan ada. Auditor harus mengkaji bersama dengan administrator sistem berbagai prosedur alternatif untuk pemulihan dari kegagalan disket.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar